"Men Are From Mars And Women Are From Venus"
Cewek dan cowok adalah dua makhluk yang beda. Bahkan judul sebuah buku "Men Are From Mars and Women Are From Venus" (John Gray) sering dijadikan kutipan untuk mendeskripsikan perbedaan antara cewek dan cowok secara garis besar.
Walaupun gue tahu udah banyak orang yang ngebahas topik ini di sosial media, tapi gue tetep bakal ngebahas perbedaan antara cewek dan cowok dengan cara gue sendiri.
Dan sepuluh poin dibawah ini adalah hasil riset nggak sengaja berdasarkan pengalaman gue temenan sama cowok dan juga pengalaman orang-orang di film dan FTV yang herannya selalu happy ending.
Satu.
Saat cewek bilang A, artinya B. Sedangkan cowok berpikiran kalau bilang A, ya itu artinya A. Makanya, cewek-cewek jangan keseringan bilang nggak kenapa-kenapa kalau sebenarnya kenapa-kenapa. Karena saat cewek bilang nggak apa-apa ya cowok mikirnya kalau kamu emang nggak ada apa-apa. Kalaupun ada sebagian cowok yang peka kalau kamu kenapa-kenapa ya tetep aja mereka nggak tahu alasannya. Karena banyak hal yang dianggap "masalah" bagi cewek, tapi bagi cowok itu "wajar aja".
Dua.
Cewek itu sering gegabah. Hm maksudnya gini. Dalam melakukan beberapa hal, cewek cenderung bertindak sebelum berpikir. Cewek terlalu cepat ambil sikap, tapi akhirnya malah jadi bumerang buat diri sendiri.
Kalau cowok tentu aja kebalikannya. Cowok bakal bersikap setenang mungkin sambil memikirkan apa yang harus dilakukannya. Mungkin terkesan lamban, tapi maksudnya adalah untuk mengambil sikap yang tepat.
Tiga.
Cewek lebih ekspresif dibanding cowok. Kalau cewek lagi seneng ya bakal ceria sepanjang hari. Kalau lagi sedih juga pasti jelas banget di wajahnya.
Nggak kayak cowok yang susah banget ngebedain suasana hatinya. Dikira nggak nyaman sama kita, ternyata dia lagi grogi di deket kita. Dikira nyaman sama kita, eh taunya cuma menghargai kita doang.
Ya pantes aja cewek-cewek banyak jadi korban PHP, sering salah paham sih sama sikap cowok.
Empat.
Kalau cewek ngomong kebanyakan basa-basi. Beda banget dengan cowok yang lebih senang to the point. Makanya, banyak tuh cewek-cewek yang kesel udah sms panjang lebar eh cuma dibales iya doang. Lama lagi. Duh sabar ya...
Lima.
Kayak kutipan di film Refrain, cowok itu realistis. Cowok bertindak sesuai kenyataan. Nggak kayak cewek yang senengnya hidup di dunia khayal. Banyak kalimat "seandainya" yang terdaftar di pikiran cewek-cewek, dan sebagian besar diantaranya adalah omong kosong.
Enam.
Kalau ada something happens di hidupnya, cewek bakal membagi ceritanya ke seisi dunia. Nggak peduli orang itu bisa dipercaya atau nggak, ya pokoknya cerita aja dulu.
Kalau cowok sih biasanya cuma mau cerita sama orang yang dipercayanya aja. Dan orang yang paling dipercayanya itu biasanya sahabat. Bukan pacar loh ya...
Tujuh.
Kalau cowok bilang cinta ke cewek dianggap gentle. Tapi kalau cewek bilang cinta ke cowok malah dianggap murahan.
Ini adalah bentuk diskriminasi yang sangat memberatkan cewek. Katanya sih sekarang udah zamanya speak up, tapi kenyataannya label itulah yang selalu terbentuk di pikiran kita. Oleh karena itu, jadinya banyak deh cewek yang akhirnya lebih memilih untuk menunggu sampai waktu yang belum ditentukan.
Sebenarnya itu nggak sepenuhnya salah cewek. Mereka cuma mempertahankan harga diri mereka di mata orang-orang yang masih belum bisa berhenti ngasih label "murahan" buat cewek-cewek yang udah berani tegas sama perasaannya.
Delapan.
Kalau cowok lagi suka sama cewek, cowok cuma fokus sama cewek yang diincernya. Dia nggak mau peduli sama cewek lain yang mungkin bermaksud ngedeketin.
Sedangkan cewek, walaupun dia lagi suka sama cowok, tapi kalo ada cowok lain yang ngedeketin, dia masih bisa buka hati. Bahkan bisa jatuh hati.
Sembilan.
Cowok lebih menggunakan logika. Dan cewek lebih menggunakan perasaannya. Ya, mungkin sudah banyak yang tahu dengan teori ini. Makanya, jarang kan ada cowok yang terbawa perasaan pas putus. Bukan berarti cowok itu udah nggak cinta lagi, tapi ini masalah sikap. Cowok lebih menggunakan logikanya untuk bangkit, bukannya malah galau mikirin hati yang udah nggak utuh.
Sepuluh.
Cewek percaya dengan kesempatan kedua. Makanya pas cowok ngelakuin kesalahan, cewek selalu maafin dan percaya kalau si cowok bakal berubah. Udah jelas-jelas sering disakitin, tapi masih aja bertahan. Oleh karena alasan itu juga, cewek-cewek sering ngarep bisa balikan sama mantannya.
Beda banget dengan cowok yang cepet puas dengan setiap kesempatan yang dia punya. Makanya pas dia udah dapetin sesuatu, dia mulai berpikir untuk cari sesuatu yang baru—yang lebih sempurna lagi. Dan ending-nya dia bakal balik lagi karena sadar kalau ternyata di dunia ini nggak ada sesuatu yang sempurna.
Perbedaan itu harusnya indah, kalau aja kita bisa saling melengkapi satu sama lain.
Walaupun gue tahu udah banyak orang yang ngebahas topik ini di sosial media, tapi gue tetep bakal ngebahas perbedaan antara cewek dan cowok dengan cara gue sendiri.
Dan sepuluh poin dibawah ini adalah hasil riset nggak sengaja berdasarkan pengalaman gue temenan sama cowok dan juga pengalaman orang-orang di film dan FTV yang herannya selalu happy ending.
Satu.
Saat cewek bilang A, artinya B. Sedangkan cowok berpikiran kalau bilang A, ya itu artinya A. Makanya, cewek-cewek jangan keseringan bilang nggak kenapa-kenapa kalau sebenarnya kenapa-kenapa. Karena saat cewek bilang nggak apa-apa ya cowok mikirnya kalau kamu emang nggak ada apa-apa. Kalaupun ada sebagian cowok yang peka kalau kamu kenapa-kenapa ya tetep aja mereka nggak tahu alasannya. Karena banyak hal yang dianggap "masalah" bagi cewek, tapi bagi cowok itu "wajar aja".
Dua.
Cewek itu sering gegabah. Hm maksudnya gini. Dalam melakukan beberapa hal, cewek cenderung bertindak sebelum berpikir. Cewek terlalu cepat ambil sikap, tapi akhirnya malah jadi bumerang buat diri sendiri.
Kalau cowok tentu aja kebalikannya. Cowok bakal bersikap setenang mungkin sambil memikirkan apa yang harus dilakukannya. Mungkin terkesan lamban, tapi maksudnya adalah untuk mengambil sikap yang tepat.
Tiga.
Cewek lebih ekspresif dibanding cowok. Kalau cewek lagi seneng ya bakal ceria sepanjang hari. Kalau lagi sedih juga pasti jelas banget di wajahnya.
Nggak kayak cowok yang susah banget ngebedain suasana hatinya. Dikira nggak nyaman sama kita, ternyata dia lagi grogi di deket kita. Dikira nyaman sama kita, eh taunya cuma menghargai kita doang.
Ya pantes aja cewek-cewek banyak jadi korban PHP, sering salah paham sih sama sikap cowok.
Empat.
Kalau cewek ngomong kebanyakan basa-basi. Beda banget dengan cowok yang lebih senang to the point. Makanya, banyak tuh cewek-cewek yang kesel udah sms panjang lebar eh cuma dibales iya doang. Lama lagi. Duh sabar ya...
Lima.
Kayak kutipan di film Refrain, cowok itu realistis. Cowok bertindak sesuai kenyataan. Nggak kayak cewek yang senengnya hidup di dunia khayal. Banyak kalimat "seandainya" yang terdaftar di pikiran cewek-cewek, dan sebagian besar diantaranya adalah omong kosong.
Enam.
Kalau ada something happens di hidupnya, cewek bakal membagi ceritanya ke seisi dunia. Nggak peduli orang itu bisa dipercaya atau nggak, ya pokoknya cerita aja dulu.
Kalau cowok sih biasanya cuma mau cerita sama orang yang dipercayanya aja. Dan orang yang paling dipercayanya itu biasanya sahabat. Bukan pacar loh ya...
Tujuh.
Kalau cowok bilang cinta ke cewek dianggap gentle. Tapi kalau cewek bilang cinta ke cowok malah dianggap murahan.
Ini adalah bentuk diskriminasi yang sangat memberatkan cewek. Katanya sih sekarang udah zamanya speak up, tapi kenyataannya label itulah yang selalu terbentuk di pikiran kita. Oleh karena itu, jadinya banyak deh cewek yang akhirnya lebih memilih untuk menunggu sampai waktu yang belum ditentukan.
Sebenarnya itu nggak sepenuhnya salah cewek. Mereka cuma mempertahankan harga diri mereka di mata orang-orang yang masih belum bisa berhenti ngasih label "murahan" buat cewek-cewek yang udah berani tegas sama perasaannya.
Delapan.
Kalau cowok lagi suka sama cewek, cowok cuma fokus sama cewek yang diincernya. Dia nggak mau peduli sama cewek lain yang mungkin bermaksud ngedeketin.
Sedangkan cewek, walaupun dia lagi suka sama cowok, tapi kalo ada cowok lain yang ngedeketin, dia masih bisa buka hati. Bahkan bisa jatuh hati.
Sembilan.
Cowok lebih menggunakan logika. Dan cewek lebih menggunakan perasaannya. Ya, mungkin sudah banyak yang tahu dengan teori ini. Makanya, jarang kan ada cowok yang terbawa perasaan pas putus. Bukan berarti cowok itu udah nggak cinta lagi, tapi ini masalah sikap. Cowok lebih menggunakan logikanya untuk bangkit, bukannya malah galau mikirin hati yang udah nggak utuh.
Sepuluh.
Cewek percaya dengan kesempatan kedua. Makanya pas cowok ngelakuin kesalahan, cewek selalu maafin dan percaya kalau si cowok bakal berubah. Udah jelas-jelas sering disakitin, tapi masih aja bertahan. Oleh karena alasan itu juga, cewek-cewek sering ngarep bisa balikan sama mantannya.
Beda banget dengan cowok yang cepet puas dengan setiap kesempatan yang dia punya. Makanya pas dia udah dapetin sesuatu, dia mulai berpikir untuk cari sesuatu yang baru—yang lebih sempurna lagi. Dan ending-nya dia bakal balik lagi karena sadar kalau ternyata di dunia ini nggak ada sesuatu yang sempurna.
Perbedaan itu harusnya indah, kalau aja kita bisa saling melengkapi satu sama lain.
.jpg)

2 comments
Halo Mbak Winda(?)
REPLYSaya mau minta izin untuk mengkutip beberapa hal di postingan ini untuk saya masukkan di blog saya.
Saya harap mbak tidak akan merasa keberatan.
Terima kasih.
Dengan senang hati :) Kalo udah jadi dishare kesini ya link postingan kamu
REPLY